Selasa, 12 April 2016

Warga Sayangkan Pemkot Bogor Bolehkan Kendaraan Parkir di Jalan

Beberapa warga menyayangkan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperbolehkan kendaraan menggunakan ruas jalan untuk parkir (on street parking) selama masa uji coba sistem satu arah (SSA).

Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor menutup sejumlah rambu larangan parkir yang terpasang di Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor. Dengan begitu, sepanjang Kantor Pos hingga depan SMAN I, kendaraan diperbolehkan parkir.

Erik Septianus, warga Kelurahan Kebonkalapa menuturkan, Pemkot bersemangat memperbaiki sistem transportasi dengan uji coba SSA. Penerapan SSA tersebut dianggap dapat memperlancar laju kendaraan di seputar Jalan Ir H Djuanda. Namun dia mengkritik soal kebijakan membolehkan mobil parkir di sisi jalan.

“Katanya SSA dibuat untuk mengurangi macet, jika di sisi Jalan Ir H Djuanda kendaraan boleh parkir bukannya malah menimbulkan kemacetan baru tuh?” paparnya.

Ia menilai, arus kendaraan yang melaju akan terganggu dengan kendaraan yang akan parkir atau keluar dari sisi jalan. “Parkir di jalanan juga menimbulkan, adanya pungli. Belum lagi, dipastikan sepanjang jalan nantinya akan banyak pedagang,” keluhnya.

Hal senada diutarakan, Thomas Fedinand, ia menilai pemkot lebih berpihak kepada pengguna kendaraan pribadi. Menurut dia, seharusnya pemkot menyediakan lahan parkir atau menyediakan angkutan massal yang baik.

“Apa untungnya uji coba on street parking? Kota Bogor ini sudah terlalu banyak kendaraan. Harusnya, pemkot menyediakan angkutan umum, bukan memfasilitasi mobil pribadi,” katanya.

Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas pada DLLAJ Kota Bogor, Dodi Wahyudin, menyatakan parkir di sisi jalan sengaja dilakukan selama penerapan uji coba SSA searah jarum jam di seputar Kebun Raya Bogor KRB. Artinya, pihak DLLAJ tidak melarang kendaraan untuk parkir di sepanjang Jalan Ir H Djuanda.

Dijelaskan Dodi, dengan ditutupnya rambu larangan parkir itu, pihaknya ingin mengetahui apakah dengan adanya parkir kendaraan di tepi jalan akan mengganggu arus lalu lintas atau tidak.

“Kami  sengaja melakukan uji coba itu dengan menutup sementara rambu larangan parkir yang ada di sana. Apakah dengan adanya kendaraan yang parkir itu akan mengganggu atau tidak,” jelas Dodi.

Apalagi, katanya, selama ini pun ruas jalur Jalan Juanda ini memang selalu digunakan parkir oleh para pengunjung KRB. Karena, pihak pengelola KRB yang memang tidak menyediakan lokasi parkir bagi para pengunjungnya. “Jadi, untuk sementara ini pengendara bisa memarkirkan kendaraannya di ruas Jalan Juanda. Tapi, ini akan kita evaluasi hasilnya seperti apa. Kalau mengganggu, ya kita akan buka lagi rambu larangan parkirnya,” terang Dodi.

Namun yang jelas, lanjutnya, Pemkot Bogor akan berupaya untuk mencari bakal lokasi parkir di Jalan Juanda. Selain untuk ketertiban, juga untuk meningkatkan keselamatan para pengendara itu sendiri maupun masyarakat umum lainnya.

Sumber: http://goo.gl/KZvcpT

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar