Selasa, 12 April 2016

Walikota: Angkot di Bogor Bakal Dikurangi

Penerapan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) sudah berlangsung 11 hari yang masih mengundang pro kontra membuat Pemkot Bogor akan melakukan perubahan trayek angkot. Selain itu akan merubah transportasi angkot menjadi Bus Transpakuan.

“Di setiap kebijakan ada yang mendukung dan menolak, saya ucapkan terima kasih bagi masyarakat Bogor yang sudah memberikan masukan dan juga kritikan,” kata Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Bima mengaku, pihaknya kini tengah merencanakan perubahan trayek angkot. “Kami sedang rencanakan merubah rute trayek angkot secara keseluruhan,” tambahnya. Selain merubah trayek angkot, pemkot akan merubah transportasi angkot menjadi Bus Transpakuan. “Sudah ada perusahaan dan koperasi yang siap,” katanya.

Secara teknis Sekretaris DLLAJ Kota Bogor Endang Suherman mengatakan, intinya pemkot ingin ada pengurangan angkot di dalam kota. Misal angkot 02 jurusan Sukasari-Bubulak akan dipindahkan ke pinggiran, sebab jalur angkot yang melintasi sekeliling Kebun Raya Bogor, kelak akan diisi dengan Transpakuan.

Sedangkan untuk pembukaan trayek baru, Endang mencontohkan di kawasan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sereal. “Untuk ke arah Cilebut, hingga sekarang belum ada angkot yang melayani warga,” katanya.

Sementara Ketua Organda Kota Bogor Mohammad Ishak mengatakan, perubahan rute dan penggabungan angkot menjadi Transpakuan harus melalui proses dan mekanisme. “Ada penggabungan beberapa angkot diganti bus,” katanya.

Dia juga menjelaskan, mengenai teknis konversi angkot seperti tiga angkot dihilangkan akan diganti dengan satu Bus Transpakuan. “Tiga angkot nanti jadi satu bus transpakuan. Nasib para sopir angkot dapat masuk ke Transpakuan. Misalnya bisa jaga tiketing, koridor atau bagian staf di dalam Transpakuan,” tukasnya.

Sumber: http://goo.gl/qWYzNs

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar