Selasa, 22 Maret 2016

Pemkot Bogor Bangun Gerbang Cinta Atasi Perceraian

Pemerintah Kota Bogor melalui Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bogor, membangun Gerbang Cinta. Gerbang Cinta merupakan salah satu dari program Ketahanan Keluarga demi mengurangi angka perceraian.

Selain Gerbang Cinta, program Ketahanan Keluarga lainnya adalah Rumah Aman dan Nyaman. Menurut Ketua Tim PKK Kota Bogor, Yane Ardian, arti dari Rumah Aman adalah setiap rumah aman pangan, sandang dan papan. Sementara Nyaman berkaitan dengan hubungan komunikasi antar keluarga.

Dia menyebutkan, program tersebut bertujuan untuk menurunkan angka perceraian yang sering kali disebabkan karena kurangnya pemahaman. "Sering kali, masing-masing tidak memahami pasangannya," kata dia, di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor.

Karena itu, lanjut Yane, dengan program itu, pihaknya memberikan pemahaman tentang watak, karakter perempuan dan laki-laki yang berbeda. Selain itu bagaimana mengatur emosi diri sendiri dan orang lain. "Karena ketidakpahaman akan karakter menjadi faktor utama penyebab perceraian,” ujar Yane.

Sementara program Gerbang Cinta merupakan gerakan bersama membangun cinta dan integritas di setiap keluarga di Kota Bogor. Dengan memiliki cinta kasih antarsesama, katanya, akan mengurangi konflik-konflik rumah tangga. Terutama terkait permasalahan ekonomi. Karena jika saling memahami dan sabar tidak akan langsung menggugat cerai.

“Harus paham dengan lima bahasa kasih bagi suami dan istri yaitu sentuhan, materi, pujian, layanan dan uang,” kata Yane.

Dalam hal ekonomi, lanjut Yane, ada program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Di sini ibu rumah tangga diberikan pendidikan dan wawasan agar mampu menjadi kepala rumah tangga yang baik.

Untuk program-program itu, saat ini baru tahap sosialisasi. Karena untuk peluncurannya sendiri baru akan dilakukan awal bulan mendatang. Seperti Gerbang Cinta yang baru akan resmi diluncurkan pada hari Kamis, 21 April nanti.

“Jika ke depannya program ini bisa sampai ke dasawisma, harapannya bisa mengarah untuk calon pengantin juga,” kata Yane.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, angka perceraian di Kota Bogor cukup tinggi. Contohnya di tahun 2014, angka perceraian nyaris menembus ribuan.

Sementara itu berdasarkan data di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor, pada 2014 angka perceraian sebanyak 7.378 kasus. Angka itu kumulatif dari enam kantor urusan agama yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor.

Kasus terbanyak terjadi di KUA Bogor Barat yang mencapai 1.669 kasus. Sementara itu, laporan paling sedkit kasus cerai di KUA Bogor Timur dengan 670 kasus.

Sumber: http://goo.gl/Cq6S5x

Reactions:

1 komentar:

  1. Apakah Anda membutuhkan pinjaman cepat untuk melunasi utang Anda, atau Anda membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis Anda? Apakah Anda pernah ditolak oleh bank dan lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda membutuhkan pinjaman konsolidasi atau hipotek? Cari lebih karena kami berada di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. Kami memberikan pinjaman kepada individu yang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi dalam bisnis pada tingkat 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan bantuan yang sangat handal, penerima dan akan bersedia untuk menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini via e-mail di: emamllualoanfirm@gmail.com

    BalasHapus