Kamis, 31 Maret 2016

Pinjam Uang di Bank Ini, UKM Hanya Dikenakan Bunga 7%

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Bank Jateng mengeluarkan kredit tanpa agunan dan bunga terendah di Indonesia. Program tersebut yaitu Mitra 25 dengan bunga 7% dan Mitra 02 dengan bunga hanya 2%.

Program kredit ringan tersebut merupakan ide Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, untuk para pelaku usaha kecil yang membutuhkan permodalan. Kredit dengan bunga murah tersebut juga untuk mengurangi angka kemiskinan dan juga untuk membantu korban pasar terbakar seperti pasar Johar yang harus bangkit dan kembali berdagang.

"Kalau negara tidak minta setoran tinggi ke bank BUMN dan daerah, ternyata 7% bisa. Terendah di Indonesia itu  7,17%, itu bank asing. Jadi kalau mau bantu jangan tanggung-tanggung," kata Ganjar saat menemui pedagang pasar Johar di Gedung Parkir Kanjengan Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah.

Mitra 25, diperuntukkan bagi pelaku usaha yang sudah menjalankan usahanya minimal enam bulan. Program ini membuka kesempatan pelaku usaha mengambil kredit sampai Rp 25 juta dengan bunga 7% dan berjangka waktu tiga tahun.

"Tanpa biaya administrasi, caranya gampang tinggal datang saja ke Bank Jateng," tandas Ganjar.

Sedangkan Mitra 02, diperuntukkan bagi yang ingin memulai usaha dengan modal maksimal Rp 2 juta. Jangka waktunya satu tahun dan bunga hanya 2%. Ini juga tanpa agunan dan administrasi, namun calon pelaku usaha harus sudah memiliki rencana atau tempat usahanya.

"Prosedurnya gampang, datang ke Bank Jateng, atau kalau perlu kita datangi kelompok-kelompok. Nasabahnya sudah 3.000 orang, laris ini," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bank Jateng Supriyatno menambahkan, pihaknya menyiapkan plafon Rp 10 miliar untuk Mitra 25 di setiap Kabupaten/Kota di Jateng. Sedangkan untuk Mitra 02 disiapkan Rp 50 miliar se-Jateng.

"Yang kita tekankan cuma satu. Jujur, bayar," kata Supriyatno.

Kredit murah itu ternyata disambut baik pedagang pasar Johar. Sejumlah pedagang memang mengharapkan program seperti itu karena jika lewat rentenir, bunganya bisa mencapai 20%.

"Disini rentenir 10% sampai 20%, pak," teriak salah satu pedagang di tengah kerumunan.

"Wah, segitu. Ini saya minta Bank Jateng terus mengkaji, agar mereka bisa usaha terus. Ini spirit untuk membantu," jawab Ganjar.

Politisi PDIP itu berharap banyak bank yang bisa mengaplikasikan program serupa agar membantu masyarakat untuk membuka usaha atau mengembangkan usaha. Ganjar berjanji akan membicarakannya dengan Presiden Joko Widodo terkait program tersebut.

"Rencana Presiden mau datang ke Brebes, mau saya sampaikan. Saya bayangkan kalau bank-bank BUMN lain seperti ini, maka akan terbantu dengan mudah," tegas Ganjar.

Sumber: http://goo.gl/nmuuHG

Manisnya Bisnis 'Janda' di Bogor

Mendengar kata Jande tentunya anda akan mengidentikkannya dengan kata janda. Tapi kali ini lain, Jande merupakan kepanjangan dari Jajanan Ndeso atau nama usaha makanan tradisional ketan susu.

Harpa Ranusono (25), pengusaha muda ini ternyata berhasil membuat anak-anak muda di  Kota Bogor keranjingan makanan tradisional khas Jawa Timur. "Pemilihan kata Jande ini supaya gampang diingat saja, terkadang memang ada yang suka memelesetkannya dengan ketan susu janda," ujarnya.

Ketan susu ini merupakan penganan pertama di Bogor yang memiliki inovasi 30 aneka rasa. Konsumen dapat memilih topping yang disajikan sesuai dengan selera masing-masing.

Dari 30 aneka rasa yang disajikan ini tentunya ada menu olahan rasa ketan susu andalan yaitu, mangga, pisang, pisang keju, nutella, ovomaltine, srikaya, dan oreo. "Ada juga rasa susu stroberi, blueberry, duren dan aneka rasa lainnya," tambah Ranu.

Usaha kuliner yang dirintisnya ini, dimulai sejak 10 April 2015 lalu. Terinspirasi jajanan ketan susu di Kota Malang saat dirinya masih menempuh kuliah S1 di Universitas Brawijaya.
"Dengan melakukan inovasi terhadap rasa, kenapa tidak jajanan tradisional ini bisa bersaing dengan bisnis kuliner ala kebaratan yang saat ini sedang tren," ujarnya.

Hanya saja, Jande tetap memilih konsep kaki lima dengan tenda di Jalan Raya Padjajaran, Kota Bogor, dan buka setiap hari mulai pukul 17.00.WIB sampai dengan pukul 24.00.WIB. Tapi, tentunya tanpa mengurangi kenyamanan para konsumen saat menikmati Jande.

"Baru-baru ini, kami telah membuka lapak baru di Pasar Moderen BSD, Serpong, dengan konsep yang sama. Selain pengembangan usaha, saya ingin inovasi makanan tradisional ini bisa dinikmati dan semakin diminati masyarakat," katanya.

Untuk harga, cukup bervariasi mulai dari Rp8 ribu hingga Rp15 ribu tergantung varian rasa yang dipilih. Sejauh ini Jande olahan Ranu telah berhasil dijual sebanyak 300 porsi ketan susu per hari.

"Slogan kami lali rupane, eling rasane, artinya konsumen tidak perlu penampilan namun butuh rasa yang selalu diingat. Kalo untuk ketan susu dimana lagi kalo bukan di Jande. Bagaimana, masih belum tertarik," kata Ranu.

Sumber: http://goo.gl/68zH1G

Dukung Wisata Jabar, Perlu Jalan Tol Bogor-Pelabuhan Ratu

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Jawa Barat, Deny Juanda Puradimaja mengatakan, pemerintah provinsi tengah menyiapkan usulan untuk membuat jalan tol Bogor-Pelabuhan ratu pada pemerintah pusat.

“Itu inisiatif provinsi seperti usulan jalan tol Cileunyi-Tasikmalaya,” ujarnya.

Deny mengatakan, jalan tol itu dibutuhkan untuk menunjang Pelabuhan ratu di Sukabumi yang dirancang menjadi satu dari tiga pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat. Ada tiga pusat pertumbuhan ekonomi yang dipersiapkan di selatan Jawa Barat yakni Pangandaran, Rancabuaya, serta Pelabuhan ratu. “Di Pelabuhan ratu juga ada Ciletuh, Geopark nasional. Akses kesana sangatlah lama bisa delapan sampai sembilan jam,” kata dia.

Menurut Deny, jalan tol Bogor-Pelabuhan ratu itu akan dirancang agar bisa ditempuh dalam satu jam. “Di dunia ada istilah ‘60 minutes distance’, maksudnya orang hanya bisa sabar dalam 60 menit. Sekarang istilah jarak itu tidak lagi pakai jarak tapi waktu. Kalau istilah pelancong, saya bisa sabar kalau 60 menit, kalau gak nyampe kesana dalam waktu itu gak cocok,” kata dia.

Deny mengatakan, jalan tol Bogor-Pelabuhan ratu dengan panjang sekitar 80 kilometer itu akan dirancang tersambung dengan jalan tol Bocimi atau Bogor-Ciawi-Sukabumi yang saat ini tengah dibangun. ”Bocimi itu dari Bogor langsung ke Ciawi-Sukabumi, lalu yang ini ke Pelabuhan ratu,” kata dia.

Tahun ini pemerintah provinsi Jawa Barat akan menyiapkan studi jalan tol Bogor-Pelabuhan ratu. Studi itu yang akan dibawa sebagai bekal mengusulkan rencana itu pada pemerintah pusat. “Tahun ini studi, dan setelah itu kita komunikasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” kata dia.

Menurut Deny, usul jalan tol Bogor-Pelabuhan ratu itu bukan rencana baru. Studi awal jalan tol itu sudah ada sejak lama. “Studi awalnya sudah ada, namanya dulu Jagoratu, Jakarta-Bogor-Pelabuhan ratu. Ide itu yang dihidupkan lagi,”kata dia.

Deny mengatakan, pengembangan pusat ekonomi Pelabuhan ratu juga dilakukan dengan menyiapkan akses udara dengan membangun bandara di Citarate, Sukabumi. “Citarate tahun ini sudah mulai pembebasan lahan. Paling tidak beli semester persegi guyonannya, karena desain sudah ada, studi awal sudah ada. Konstruksinya akan patungan,” kata dia.

Sumber: http://goo.gl/o7ZlUs

Dorong UKM Masuk E-Commerce, Kemenkop Gandeng Alibaba.com & Emporia

Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Alibaba.com dan Emporia Digital sebagai mitra untuk mendukung usaha kecil menengah, terutama yang berorientasi ekspor, memasuki pasar e-commerce agar semakin berkembang.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM Kemenkop (LLP-KUKM) Ahmad Zubadi mengatakan pihaknya terus mendorong pelaku usaha kecil dan menengah masuk ke digital ekonomi, dengan menggiringnya lewat kerjasama dengan market place dan portal dagang nasional dan internasional di Tanah Air.

"Kali ini kami menggandeng Alibaba.com sebagai mitra di ranah digital ekonomi," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima.

Geliat bisnis e-commerce di Indonesia terus melesat dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan hasil riset Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), Google Indonesia, dan perusahaan riset pasar terkemuka Taylor Nelson Sofres menunjukkan pada 2013 nilai pasar e-commerce Indonesia mencapai US$8 miliar (Rp94,5 triliun).

Kemudian, pada 2016 diprediksi naik tiga kali lipat mejadi US$25 miliar (Rp295 triliun). "Pasar e-commerce makin terbuka sehingga menjadi peluang pelaku usaha di Tanah Air masuk ke digital ekonomi."

Kesuksesan Alibaba.com, lanjutnya, dalam membangun bisnis UKM di China dengan mengadakan pendekatan yang komprehensif, nantinya bakal diaplikasikan pada penyediaan program pelatihan dan konsultasi bagi para pelaku UKM lokal.

Sumber: http://goo.gl/PPy00F

Longsor, Tanah Mengubur rumah di Kp Ceger Bogor

Tebing setinggi 12 meter longsor. Bongkahan tanah ini menimpa rumah warga Kampung Ceger Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Penghuni rumah, Endang (39) dan istrinya, Etih (55) serta Enjay (60) selamat karena cepat melarikan diri saat longsor terjadi pada Selasa malam. Tapi tempat tinggal mereka rata terkubur tanah.

“Kejadiannya usai hujan reda. Saat kejadian, saya di dalam rumah. Anak-anak sedang di luar. Saya tahu longsor juga dari anak-anak yang berteriak memanggil memberitahu ada longsor,” ungkapnya.

Menurutnya, suara keras gemuruh mengawali runtuhnya tanah. Hal itu dilanjutkan dengan beberapa kali terjadi bongkahan tanah jatuh menimpa tempat tinggalnya. “Beruntung saya cepat lari keluar rumah setelah mendengar teriakan anak-anak,” katanya.

Tebing yang longsor hanya berjarak sekitar 3 meter dari rumah korban. Bagian atas tebing yang longsor itu sehari-hari menjadi tempat anak-anak bermain sepak bola.

“Tebing itu kami tahan dengan pagar bambu. Sepertinya pagar bambu tak kuat menahan longsoran tebing, jadi jatuh ke bawah menimpa rumah kami,” katanya.

Sumber: http://goo.gl/wXWLMB

Selasa, 29 Maret 2016

UKM Makin Minati Pemasaran Secara Online

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) makin meminati pemasaran secara dalam jaringan (online). Hal itu tidak terlepas dari tumbuhnya perdagangan elektronik (e-commerce) melalui situs jual beli di Indonesia.

Menurut Co Founder situs jual beli Bukalapak.com, Muhammad Fajrin Rasyid, minat UKM untuk memasarkan produk melalui e-commerce tidak hanya yang berdomisili di kota besar.

“Sudah 700.000 UKM bergabung di Bukalapak, dan tidak hanya tersebar di kota besar. Ada juga kota-kota kecil yang UKM-nya berkembang,” kata Fajrin dalam kunjungan ke kantor Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin, 28 Maret 2016. Kunjungan tersebut masuk dalam agenda tur 30 kota Bukalapak, untuk edukasi pemanfaatan e-commerce dalam mengembangkan usaha.

Di Indonesia, Kota Bandung masuk daftar tiga besar dengan pelapak dan pembeli terbanyak. Selain Bandung, kota/kabupaten di Jawa Barat yang juga punya UKM aktif berniaga online adalah Bogor, Depok, Cirebon, dan Majalengka. “Di Bandung, penjualan paling bagusnya produk fashion, tas, dan camilan,” ucap dia.

Pelapak daring memang didominasi pemuda berusia 20-30 tahunan. Meskipun ada pelapak dan pembeli yang berusia 40 tahun ke atas serta aktif menggunakan internet sebagai media interaksinya. Bahkan, pelapak termuda di Kota Bandung diketahui berusia 12 tahun dan berstatus pelajar sekolah dasar.

Fajrin menjelaskan, jaminan keamanan dalam transaksi online sangat jadi pertimbangan pegiat UKM dalam mempercayakan jualannya di sebuah situs jual beli. Bukalapak sebelumnya merupakan situs iklan, dan mempersilakan pembeli berinteraksi sendiri dengan penjual. Karena rawan penipuan, pada 2012 pun pihaknya membuat rekening bersama, sehingga menguntungkan pembeli.

“Dalam 24 jam setelah barang dikirim ada komplain tidak sampai dari pembeli, maka uang tidak akan kami teruskan ke penjual, tapi dikembalikan ke pembeli,” tuturnya. Itulah mengapa transaksi berlangsung aman.

Sumber: http://goo.gl/f2i9xh

Saran CEO Tokopedia Hadapi Pengguna e-Commerce Nakal

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengungkapkan, industri e-Commerce yang berbasis Internet rawan dengan kampanye negatif. Pasalnya, kata dia, internet merupakan dunia yang sangat luas dan terbuka. Siapa saja bisa mengunggah konten apa pun, termasuk konten negatif dengan maksud merusak reputasi lawan.

"Untuk mencegah terjadinya hal demikian, pemerintah perlu mengeluarkan peraturan yang secara tegas mengatur hal tersebut. Salah satu peraturan yang bisa diadopsi pemerintah untuk melindungi pemain e-Commerce di Indonesia adalah Safe Harbour Policy," ujar William dalam surat elektronik yang diterima.

Kebijakan ini, lanjut dia, awalnya dikeluarkan pada 1998 di Amerika Serikat untuk melindungi para pembuat platform berbasis digital di Internet. Dengan kebijakan ini, kata William, platform tersebut memiliki filter yang bisa mencegah pengguna (user) nakal menggunakan celah untuk melakukan kegiatan yang merusak.

William memberi contoh, beberapa waktu lalu masyarakat dikejutkan dengan adanya iklan penjualan bayi di salah satu toko online terkemuka Indonesia. Masyarakat pun langsung bereaksi dan mengecam e-Commerce tersebut yang kemudian harus berhadapan dengan hukum, baik hukum negara maupun hukum sosial.

Keberadaaan Safe Harbour Policy, menurut William, bisa melindungi pemain e-Commerce dari kejadian tersebut. Sebagai contoh, apabila ada pengguna Facebook atau YouTube yang mengunggah konten yang mengganggu, maka yang mendapat sanksi harusnya si penggunggah.

"Demikian pula dengan kejadian penjualan bayi tersebut. Harus ditelusuri siapa yang menggunggah dan berikan sanksi kepada pengunggah tersebut. Bisa saja itu dilakukan oleh kompetitor," kata William yang akan menjadi pembicaraan dalam acara Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) tanggal 27–29 April mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.

Tanpa adanya Safe Harbour Policy, lanjutnya, para pemain e-Commerce Indonesia bisa melakukan persaingan tak sehat dan saling menghancurkan, dan ujungnya justru melemahkan potensi bisnis itu sendiri.

"Dengan adanya kepastian perlindungan dari pemerintah dalam bentuk peraturan atau kebijakan yang mendukung, maka akan bermunculan platform baru yang bisa memunculkan daya saing yang tinggi demi menjadi yang terbaik," tambah William.

Sumber: http://goo.gl/j77HH6

Tawuran Pelajar SMK di Bogor, Satu Orang Tewas

Seorang pelajar SMK di Bogor tewas terkena bacokan senjata tajam pada Senin (28/3/2016) sore tadi.

Korban diketahui Herdiansyah (19) warga Kampung Sampora RT 003/001, Kelurahan Nanggewer Mekar Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari data yang dihimpun, aksi tawuran ini terjadi di Jalan Raya Jakarta Bogor KM 48 yang melibatkan SMK Yapis dan SMK Tri Dharma Kota Bogor.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cibinong Kompol Hida Tjahjono membenarkan perihal tewasnya pelajar saat sedang tawuran.

"Korban sekarang masih di rumah sakit Trimitra Cibinong dan akan dilakukan autopsi di RS Polri Kramatjati," ujarnya, Pada senin malam.

Saat ini, pihaknya masih memburu pelaku pembacokan yang menewasakan pelajar tersebut.

"Pelakunya belum tertangkap, anggota saya masih melakukan pencarian keberadaan pelaku," kata dia.

Sumber: http://goo.gl/Mn5mtJ

Senin, 28 Maret 2016

Peluang bisnis katering di era daring

Bisnis katering memang sudah ada sejak lama, tapi kini usaha ini menjadi menarik buat anak-anak muda yang menyasar pasar khusus serta menggunakan berbagai kemajuan teknologi untuk membesarkan usaha mereka dalam meraih keuntungan.

Salah satunya adalah Raja Nadhira.

Sehari-harinya dia adalah seorang pekerja kantoran, tapi sesampainya di rumah pada jam 7 atau 7.30 malam setiap harinya, Nadhira mulai memasak sekitar 35 boks makanan pesanan katering yang akan diantar keesokan harinya.

Sejak November 2014 lalu lewat Clean Cookery, Nadhira khusus menyediakan hantaran makanan buat orang-orang yang tengah menjalani diet paleo - diet tanpa karbohidrat dan gandum - sebuah gaya hidup yang juga ia jalani.

Karena menjalani gaya hidup itulah, Nadhira melihat peluang bisnis dalam menyediakan makanan buat orang yang ingin mengikuti gaya hidup itu.

Menurut Nadhira, sebenarnya sudah banyak katering khusus diet lainnya, tapi kebanyakan berfokus pada jenis diet Mayo, yang hanya boleh diikuti dalam jangka waktu kurang lebih dua minggu sehingga kurang bisa mengikat pasar.

"Jadi aku pikir di situ ada market untuk diet yang lebih sustainable, berkelanjutan, jangka panjang, yang lebih mengarah ke lifestyle, jadi aku berpikir untuk buka katering paleo, karena prinsip (dietnya) lebih seperti itu (gaya hidup)," katanya.

Setiap malam, Nadhira akan memasak sendiri pesanan makan siang dan makan malam dari para pelanggannya. Meski di siang hari, persiapan memotong berbagai bumbu atau sayur sudah dilakukan oleh pembantunya.

Dengan harga paket antara Rp50 ribu-Rp60 ribu per hari per sekali makan, maka Nadhira bisa meraih omzet sekitar Rp40 juta per bulan.

Jumlah yang lumayan. Dan omzet ini berpotensi untuk bisa jadi lebih besar lagi.

"Waktu itu sempat, customer sampai 40. Di atas 40 itu sudah susah banget, waktu motong-motong, pembantu aku sampai kewalahan, akunya juga kerjaan banyak banget, itu capek banget rasanya. Tapi kalau aku mau melayani orang lebih banyak lagi, itu perlu beli kulkas lagi, kurir mesti nambah lagi, hal-hal kayak gitu yang bikin, berani atau enggak untuk nambah modalnya itu," kata Nadhira.

Ada satu cara utama yang membuat Nadhira merasa yakin dia bisa mengembangkan bisnis katering ke pelanggan baru meski sebelumnya tak punya pengalaman di bidang katering, yaitu dengan meluasnya penggunaan media sosial.

Clean Cookery berfokus pada penggunaan Instagram untuk mempromosikan bisnisnya, langkah yang didasari pertimbangan khusus.

"Kalau makanan katering kan orang pasti ingin lihat foto makanannya karena mereka nggak bisa nyoba, karena fokusnya foto jadi aku memilih untuk post di Instagram," katanya.

Aktifnya orang Indonesia dalam menggunakan media sosial juga menjadi pertimbangan bagi Nadhira untuk berani memulai bisnisnya, karena dia bisa menjangkau pasar yang cukup besar dengan biaya minimum.

"Usaha kecil itu krusial banget untuk promosi di media sosial sekarang ini," ujarnya lagi.

Jika Nadhira fokus pada menyediakan makanan bagi orang-orang yang melakukan diet paleo, maka Prasma Anindita dan Herdian Nugroho mendirikan Kotak Sarapan, sebuah layanan katering yang, seperti namanya, khusus melayani sarapan saja.

Pelanggan hanya bisa memesan menu lewat aplikasi HP yang mereka buat.

Ruang tamu apartemen Prasma seluas 15 meter persegi terasa sempit pada jam 7 pagi, karena Prasma bersama Herdian harus mengawasi 10 kurir yang sibuk mengepak 100 pesanan sarapan yang harus diantar pagi itu.

Semuanya dimasak oleh 20 lebih juru masak rumahan nonprofesional yang mereka kumpulkan.

Prasma dan Herdian memilih untuk fokus pada pasar sarapan yang selama ini, menurut mereka, belum cukup tergarap.

"Ada ketidakseimbangan supply dan demand sebelum jam 10 pagi. Intinya orang tetap butuh makan jam segitu tapi mal belum buka, restoran belum buka, katering juga kebanyakan makan siang dan makan malam. Dan kebanyakan sarapan yang tersedia ya, abang-abang pinggir jalan atau kafe yang spesifik sarapan dan biasanya cukup mahal. Tapi ketiadaan mal dan restoran itu membuat pasar sarapan underrepresented dibanding makan siang atau makan malam," katanya.

Dengan harga rata-rata 25 ribu rupiah, dan setiap harinya ada 100 pesanan, maka omzet mereka bisa mencapai 50 juta rupiah sebulan.

Bukan hal buruk buat bisnis yang baru berjalan lima bulan.

Tetapi, berbeda dengan cara Nadhira menggunakan Instagram sebagai media promosi, Prasma menggunakan strategi lain untuk mengembangkan usaha dalam waktu cepat.

Dengan latar pekerjaan Prasma dan Herdian sebagai programmer, mereka memperlakukan Kotak Sarapan seperti layaknya sebuah perusahaan startup.

Dan sama halnya seperti halnya perusahaan startup digital lainnya, yang mereka kejar bukan semata keuntungan finansial, melainkan pertumbuhan pengguna atau konsumen.

"Kita banyak bagi-bagi sampler atau tester ke orang. Orang yang invite orang untuk coba platform kita juga mendapat free credit. Tapi sekarang pengeluaran kita tertutup, karena kita punya 40-50% pelanggan yang membayar," kata Prasma.

Sumber: http://goo.gl/q7k0KK

Achmad Zaky, Menolong UKM Lewat Bukalapak.com

Anda mungkin belum lupa dengan iklan lucu di televisi beberapa waktu lalu. Seorang pria muda berkemeja putih dan berjas abu-abu namun memakai celana pendek dan hanya beralaskan kaki sandal jepit. Atas manajemen Bukalapak.com, ia meminta maaf kepada para pimpinan perusahaan jika para pegawainya tak produktif dalam bekerja. Ini karena ada tawaran diskon luar biasa besar 80 persen bagi konsumen yang hendak berbelanja di Bukalapak.com.

Pria muda itu adalah Achmad Zaky, sosok pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak.com. Publik kini semakin akrab dengan sosoknya yang semakin akrab di televisi. “Tahun ini memang kita lebih gencar mempromosikan iklan di berbagai media. Selama ini pertumbuhan penjualan kita luar biasa meskipun tahun-tahun sebelumnya minim promosi iklan di media,” kata Zaky di Jakarta.

Pemuda kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986 kini memang tak pelak menjadi salah seorang pengusaha baru yang paling menonjol. Pilihannya bergerak di bidang internet sesuai dengan keterampilan yang ia miliki.

Zaky mulai akrab dengan dunia teknologi sejak duduk di bangku sekolah dasar. Pada tahun 1997, ia mendapat hadiah computer dari salah satu pamannya. Ia juga mendapatkan buku-buku yang berhubungan dengan pemrograman.

Ketika di SMA Negeri 1 Solo, Jawa Tengah, ia mewakili sekolahnya berlaga di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang komputer dan menang hingga tingkat nasional.

Lulus SMA tahun 2004, ia melanjutkan studinya di jurusan Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung (ITB).  Di kampus, Zaky tak hanya sibuk kuliah. Ia tercatat pernah mendirikan beberapa organisasi kemahasiswaan di ITB. Ia menjadi salah satu penggagas lahirnya cabang ShARE Global Student Think-Tank di ITB. Zaky juga mendirikan Entrepreneur Club ITB yang kemudian dikenal dengan Technoentrepreneur Club (TEC ITB).

Selepas kuliah, Zaky mendapatkan tawaran mengerjakan software quickcount pemilu dengan nilai 1,5 juta untuk sebuah stasiun televisi nasional. Selanjutnya, ia mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi bernama Suitmedia.

Namun sejak awal, Zaky memang memendam cita-cita menjadi pengusaha berbasis teknologi informasi. Ia lantas teringat pengalaman tetangganya di kampung halaman Sragen. Ia melihat banyak tetangganya mempunyai bisnis yang kecil-kecil. Anehnya, ia melihat ukuran bisnisnya tidak berkembang sejak ia kecil hingga dewasa. “Padahal inflasi bertambah 10 persen tiap tahun. Berarti orang-orang itu merugi dan sebetulnya menurun,” ujar Zaky.

Ia semakin tak habis pikir saat mengetahui 60 persen gross domestic product (GDP) Indonesia berasal dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selain itu, 90 persen angkatan kerja Indonesia bekerja di usaha sector UKM. “Sementara skill yang saya miliki itu IT. Dari sinilah kemudian saya terpikir untuk bagaimana memajukan mereka lewat teknologi. Ini yang melatar belakangi upaya saya mendirikan Bukalapak.com,” jelasnya.  

Zaky mulai merintis Bukalapak.com pada tahun 2010. Proses awal itu memakan waktu dua bulan. Begitu muncul websitenya, ternyata justru tidak laku dan tak ada yang mengunjungi www.bukalapak.com. Namun ia tak patah arang, ia lantas mendatangi banyak toko dan ITC di Jakarta. “Ruangan pertama kerja kami waktu itu seperti kamar kos. Setiap hari kami ngajakin 100-200 orang untuk menawarkan produk atau barang dagangannya lewat situs kami. Ternyata 90 persen memilih menolak,” tuturnya.

Kenyataan ini tak membuat Zaky patah arang. Sebanyak 10 persen yang mau kebanyakan adalah toko yang barangnya tidak laku atau mendapat tempat terpenci di lokasi pusat perbelanjaan. Proses ini dilakukan selama setahun pertama. “Niat kami benar-benar bantuin pelaku UKM yang merupakan orang kecil dan saat mereka memberitahu kami ada order pemesanan, kami sungguh puas. Kunjungan ke situs kami yang semula nol, di akhir tahun pertama menembus 10 ribu pengunjung,” urainya.

Sejak itu, Zaky pun memfokuskan diri mengajak para pelaku UKM yang belum begitu berkembang. Di tahun 2011, bisnis online semakin populer dan mulai banyak dilirik investor besar. Ia pun akhirnya bertemu salah seorang investor asal Jepang. Ia bersedia memberikan bantuan suntikan modal, namun sang investor hanya meminta saham 10 persen di www.bukalapak.com.

Pertumbuhan Bukalapak yang sangat pesat menarik minat banyak investor untuk menanamkan modal di Bukalapak. Beberapa di antaranya adalah 500 Startups, Batavia Incubator, IMJ Investment, dan juga Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK Group). Jumlah karyawan juga bertambah dengan pesat dari semula hanya 2 orang, kini menjadi lebih dari 300 orang. Jumlah pengunjung Bukalapak.com kini 2 juta orang “Alhamdulilah, versi Alexa, untuk kategori e-commerce, kami sekarang yang nomer 1,” tambah suami dari Diajeng Lestari tersebut.

Penjualan online Bukalapak kini menyebar di seluruh Indonesia. Wilayah Jabodetabek sendiri hanya menguasai 30 persen dari total penjualan via Bukalapak.com. Sementara penjualan online di daerah justru tumbuh lebih cepat. “Saat ini pelaku UKM yang menjadi mitra kami dan berjualan lewat Bukalapak.com sudah mencapai 700 ribu UKM,” tutup Zaky.

Sumber: http://goo.gl/T6DaLp

XL Beri Paket Internet 4G LTE dan Website untuk UKM

Perusahaan telekomunikasi XL Axiata membidik pasar usaha kecil menengah (UKM) untuk memakai Internet kecepatan tinggi 4G LTE dan paket situs web melalui layanan Infinet.

Dalam sebuah keterangan, XL mengatakan Infinet merupakan layanan mobile broadband 4G LTE pertama di Indonesia yang ditujukan khusus untuk UKM yang memiliki staf sekitar 20 orang. Dengan berbasis mobile, internet bisa diakses baik di kantor maupun di luar kantor.

Direktur dan Chief Digital Service Officer XL Axiata, Ongki Kurniawan mengatakan, layanan Infinet juga disediakan paket berupa nama domain, situs web, email korporasi, dan beragam aplikasi lain untuk keperluan UKM.

"Jadi, pelanggan akan mendapatkan paket solusi yang di dalamnya sudah termasuk domain di Internet, website yang didesain sesuai kebutuhan usaha pelanggan, juga email perusahaan dan aplikasi bisnis yang diperlukan," tutur Ongki.

Harga paket Infinet ini ditawarkan mulai dari Rp200.000 per bulan dengan kuota data sampai dengan 120 GB. Tarif itu termasuk domain, website, email korporat, dan seperangkat router untuk bisa terhubung dengan jaringan internet.

Namun, Infinet baru bisa dipesan mulai kuartal kedua tahun 2016. Untuk tahap awal, rencananya XL akan menggunakan sistem pre-order.

Sumber: http://goo.gl/2n3jFv

Pabrik Esemka Bakal Dibangun di Bogor?

Masih ingat dengan mobil Esemka? Ya, mobil karya anak bangsa yang 'membawa' sosok Joko Widodo melejit hingga menjadi orang nomor satu di negeri ini. Ada desas-desus bahwa mobil tersebut rencanannya akan diproduksi secara masal dalam waktu dekat.

Informasi yang dihimpun, sebuah pabrik untuk memproduksi Esemka akan didirikan di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pabrik tersebut milik PT. Solo Manufaktur Kreasi (SMK) selaku inisiator Esemka yang sekarang dinaungi oleh PT. Adiperkasa Citra Esemka (ACE). Ini akan jadi pabrik kedua PT. SMK setelah yang sudah mulai dibangun di Boyolali.

Saat dikonfirmasi mengenai kabar ini, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Kabupaten Bogor, Yani Hasan mengaku belum dapat informasi. Sepengetahuannya, belum ada permohonan izin baik atas nama PT. SMK ataupun PT. ACE. “Saya malah baru tahu,” kata Yani Hasan.

Perlu diketahui, ekspansi bisnis PT. SMK saat ini ditopang PT. Adiperkasa Citra Esemka (ACE). Perusahaan tersebut milik anggota tim sukses Jokowi di Pilpres 2014 lalu, AM Hendropriyono. 

Direktur Marketing dan Komunikasi Publik PT. SMK, Sabar Budi akui pun tak mau blak-blakan saat ditanya mengenai isu pembangunan pabrik di Cileungsi. Namun dia tidak menampik bahwa pihaknya punya rencana berproduksi dalam waktu dekat. 

"Kami tidak bisa pastikan, bisa saja (produksi) semester I tahun ini, bisa jadi tahun depan. Karena kan memang semuanya masih dalam proses, semuanya bisa saja meleset," kata Sabar.

Belum lama ini, menyambangi lokasi yang kabarnya bakal dipakai untuk pabrik Esemka di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi. Tak jauh dari simpang tiga Cipeucang, papan nama Esemka terlihat jelas. "Pabrik Esemka belum ada. Baru plang nya saja. Kalau ini pabrik mobil cina," ujar Heri, petugas keamanan gudang penyimpanan mobil tersebut. 

Sementara itu, seperti dilansir di situs resmi PT. ACE, Hendropriyono menyatakan jika mobil yang dibuat dengan berkerjasama dengan PT. SMK ini bukanlah mobil nasional. Menurut mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu, kendaraan itu lebih tepatnya disebutkan sebagai mobil yang dibuat di Indonesia.

"Sudah beberapa kali dibilang, itu bukan Mobnas (mobil nasional). Itu salah paham saja. Dikira kita seperti Proton (mobnas) bagi Malaysia. Mobil yang akan kita bangun adalah made in Indonesia, titik," tutur AM Hendropriyono.

Sumber: http://goo.gl/Vv8mA9

Sabtu, 26 Maret 2016

Smart City, Bogor Klaim Jadi yang Pertama Terapkan ICT

Pemerintah Kota Bogor mengklaim akan menjadi yang pertama dalam menerapkan program Information, Communication, and Technology (ICT) dalam mengembangkan konsep Smart City.

Deputi Rektor Universitas Paramadina Bidang Akademi dan Riset Totok A. Soefijanto mengatakan program yang digagas Hewlett Packard (HP) bekerja sama dengan Universitas Paramadina, Jakarta, ini akan menyambungkan sekolah-sekolah di Kota Bogor dengan informasi digital yang ada di luar sekolah.

"Dengan adanya program ini kelak akan memperkaya pengetahuan para siswa dan pengajar dalam memanfaatkan sumber-sumber informasi digital," ujarnya di Balai Kota Bogor.

Dia berharap, ke depan, siswa tidak hanya memanfaatkan text book sebagai sumber informasi, tapi juga tahu bagaimana cara menghubungkan kelas ke dunia Internet.

Selain itu, program ini akan mengukur kesiapan Kota Bogor dalam menyerap ICT. Sebelumnya akan dilakukan survei ke sekitar 200 sekolah yang ada di Kota Bogor. Survei akan melibatkan kurang-lebih 2.000 siswa dan 400 guru dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat.

“Kelak program yang diterapkan di Kota Bogor ini akan menjadi percontohan (pilot project) bagi sekolah lain di seluruh Indonesia,” kata Totok.

Wali Kota Bogor Bima Arya, yang menerima langsung delegasi HP dan Universitas Paramadina, Jakarta, memberikan apresiasi terhadap program tersebut. Pemerintah Kota Bogor mengapresiasikan program penerapan ICT karena bersinergi dengan visi dan misi Kota Bogor. “Selain itu, selaras dengan program Smart City yang telah dijalankan,” tutur Bima.

Adapun Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Edgar Suratman mengungkapkan diperlukan sosialisasi kepada semua insan pendidikan, terutama bagi tenaga pendidik. “Sosialisasi dilakukan agar penerapan program bisa berjalan optimal,” ucap Edgar.

Sumber: http://goo.gl/pR1jCw

Disperindag Kota Bogor Sidak Penggunaan Gas 'Melon'

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor (Disperindag), Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak terhadap penggunaan LPG 3 kilogram atau gas melon. Upaya tersebut dilakukan guna menertibkan penggunaan yang tidak sesuai.

"Kami melakukan sidak tersebut karena didapatkan masih ada penggunaan gas tiga kilogram yang tidak sesuai, terutama industri menengah ke atas," kata Kepala Disperindag Kota Bogor Bambang Budiarto.

Bambang menjelaskan, sidak dilakukan tertutup di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor. Dari sidak tersebut, tim menemukan dua restoran menengah ke atas masih menggunakan LPG 3 kg.

"Dua restoran ini kami temukan masih menggunakan LPG tiga kilogram. Padahal yang boleh menggunakan gas tersebut hanya untuk industri kecil atau restoran menengah ke bawah seperti warteg atau gerobak makanan," jelas Bambang.

Dari sidak tersebut, Disperindag menyita sembilan LPG 3 kg dari restoran rumah padang pertama. Sementara restoran lainnya hanya didapatkan memiliki tiga LPG 3 kg.

"Padahal mereka punya gas 12 kilogram, tapi hanya untuk cadangan malah tidak dipakai. Alasannya lebih murah," tutur Bambang.

Bambang hanya memberikan sanksi penyitaan. Selain itu, pemilik restoran harus menyepakati surat pernyataan untuk menggunakan LPG 12 kg.

Sumber: http://goo.gl/6YIItt

Jumat, 25 Maret 2016

Maaf, Rumah Sakit di Bogor Penuh!

Sembari menggendong anak, Aminah (36), berjalan tergopoh-gopoh keluar dari salah satu rumah sakit swasta di Kota Bogor.

Sang putri, Rani (7), saat itu demam tinggi dan harus dirawat intensif. Namun niat itu terpaksa diurungkan. sebab, tak ada lagi slot kamar kosong di rumah sakit tersebut.

“Saya maunya kelas II, tapi yang ada VIP doang. Lah, saya nggak punya uang,” keluh Aminah kepada pewarta harian ini dengan raut wajah yang berkerut.

Tanpa pikir panjang, Aminah pun menyetop angkutan kota (angkot).

“Saya mau coba ke rumah sakit yang lain saja,” ucapnya singkat.

Mencoba mengecek sejumlah rumah sakit yang ada di Bogor. Baik swasta, maupun negeri. Di antaranya adalah Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi (KBP) Dramaga Bogor.

Memang tak tampak peningkatan aktivitas di sana, biasa saja. Namun, Kepala Bidang Medik RS KBP, Yulia Yasmi mengatakan, sudah beberapa hari ini kamar untuk rawat inap penuh.

“Semua kamar penuh. Jadi bukan berarti kami tidak bisa melayani untuk yang rawat inap,” kata Yulia.

Jumlah tempat tidur yang ada di RS. KBP sendiri sebanyak 105 unit. Sementara data pasien terakhir yang dia ketahui adalah 102 orang. Artinya tersisa tiga tempat tidur.

Namun pasien rawat inap sifatnya flukuatif, sehingga bisa berubah kapanpun itu. Tentang penyakit, Yulia belum dapat memastikan jenisnya apa saja.

“Jadi bisa yang terbaru penuh. Kami berharap ada rumah sakit lainnya yang (kamar rawat inap) masih kosong sehingga bisa ditempati pasien,” ujar dia.

Hal sama juga terjadi di RS. Bogor Medical Center (BMC). Humas RS. BMC, Siti Nur Arafah mengatakan, dari awal 2016 kamar rawat inap kosong. Ini diakibatkan membludaknya kasus penyakit di awal tahun ini.

“Pasien yang keluar-masuk banyak sekali setiap harinya. Jadi bisa jadi hari ini ada yang kosong, tapi pasien biasanya ingin kelas-kelas tertentu. Rumah sakit lain juga lagi penuh,” kata Arafah.

Arafah menyebutkan, total ada 95 tempat tidur rawat inap dari berbagai macam kelas, yakni presiden suite sampai kelas III. Sementara untuk data terakhir jumlah pasien saat ini, dia belum dapat memastikan sebab saat diwawancarai sedang tidak berada di rumah sakit.

“Namun untuk kasus penyakit yang paling banyak, data terakhir adalah DBD. Pasiennya dari anak-anak maupun dewasa. Bahkan ada satu keluarga yang kena, ayah, ibu dan anak,” ucap dia.

Dihubungi tadi malam, Humas RS PMI Kota Bogor, Yudha Waspada, mengaku belum mengetahui jumlah pasti kunjungan dan pasien rawat inap. Namun menurutnya, jika ada pasien yang tak mendapat kamar, PMI akan merujuk pasien tersebut ke RS lain.

Senada juga disampaikan Humas RS Azra, Nisa. Pihaknya tak dapat memastikan penuh atau kosongnya kamar dalam satu hari.

“Kalaupun penuh, kami akan cepat merujuk pasien ke Rumah Sakit terdekat,” tandasnya.

Sumber: http://goo.gl/YKgXFT

Cinemax buka bioskop baru di Bogor

PT. Cinemaxx Global Pasifik (Cinemaxx) kembali menambah portofolio bioskop. Anak usaha Lippo Group itu baru saja membuka bioskop baru Lippo Plaza Bogor Two di Bogor. Ini sekaligus menjadi bioskop Cinemaxx ke-18 yang dimiliki pengelola bioskop ini.

"Cinemaxx Lippo Plaza Bogor Two memiliki empat layar Cinemaxx Reguler dan dua layar Cinemaxx Gold," ujar Infany Suryadji, Head Of Marketing PT Cinemaxx Global Pasifik dakam keterangan tertulisnya.

Bermodalkan kapasitas tempat duduk sebanyak 673 kursi, bioskop ini nantinya akan menayangkan film-film baik lokal maupun internasional dengan format 2D dan 3D. Menurut Infany, dalam rangka merayakan peresmian ini para konsumen akan diberikan promo GRATIS TERUS, yaitu tiket menonton Cinemax Reguler pada 26 Maret 2016 untuk semua film dan jam pertunjukan. Sedangkan keesokan harinya ada promo gratis popcorn setiap pembelian minimal 1 tiket

Adapun harga tiket Cinemaxx Reguler yang diberlakukan di Cinemaxx Lippo Plaza Bogor Two yaitu:
1. Rp 30.000,- (2D) dan Rp 35.000,- (3D) untuk Senin-Kamis;
2. Rp 40.000,- (2D) dan Rp 45.000,- (3D) untuk hari Jumat; serta,
3. Rp 50.000,- (2D) dan Rp 55.000,- (3D) untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Sedangkan untuk Cinemaxx Gold, Cinemaxx Lippo Plaza Bogor Two memasang harga tiket yaitu:
1. Rp 60.000,- (2D) dan Rp 65.000,- (3D) untuk hari Senin-Kamis;
2. Rp 70.000,- (2D) dan Rp 75.000,- (3D) untuk hari Jumat; serta,
3. Rp 80.000,- (2D) dan Rp 85.000,- (3D) untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Tak hanya di Bogor, Infany memastikan, perseroan akan terus melebarkan sayap bisnis di kota-kota lain. Sepanjang semester I-2016, Cinemaxx menargetkan ekspansi ke 13 kota. Antara lain, Bau-bau, Lombok, Bogor, Kupang, Jakarta, Jambi, Serang, Kendari, Batu, Manado, Malang, Sampit, dan Depok. Hingga kini sudah ada empat bioskop baru yang terealisasi.

Sampai 10 tahun ke depan, Cinemaxx Global Pasifik telah berencana ekspansi sebanyak 2.000 layar dan 300 kompleks bioskop di 85 kota di Indonesia. Perusahaan mematok target jumlah layar yang dimiliki mencapai 2.000 layar dan 300 kompleks bioskop yang tersebar di 85 kota selama periode tersebut. Diharapkan pada tahun 2020 bisa diraih pendapatan hingga US$ 500 juta.

Sumber: http://goo.gl/OUgzCu

Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Baru Beroperasi 2017

Meski terkendala pembebasan lahan yang belum rampung hingga 100 persen, pembangunan megaproyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Bocimi seksi I dengan panjang 15,35 kilometer dari Bogor-Ciawi-hingga Lido, Kecamatan Cigombong, ditargetkan akan selesai dan sudah dapat dioperasikan pada Juli 2017 mendatang.

Direktur Utama (Dirut) PT. Trans Jabar Tol (TJT) Mokhamad Sadali mengatakan pihaknya saat ini resmi terdaftar sebagai investor megaproyek pembangunan tol yang sempat mangkrak selama 25 tahun itu. Karena itu, kata dia, semua harus sehat ketika semua urusan bisnis diambil-alih PT. MNC Tol Investama.

"Sampai saat ini pembangunan fisik tol sudah mencapai 10 persen, kami selaku investor masih menunggu panitia pengadaan tanah untuk bisa 100 persen membebaskan lahan," kata Sadali.

Dia mengatakan, Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Bocimi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Tim Pembebasan lahan dari daerah menargetkan semua pembebasan lahan selesai pada Juli 2016.

"Jika tahun 2016 ini lahan sudah 100 persen dibebaskan maka kami optimis tahun 2017 pembangunan fisik tol selesai dan tol seksi I sudah dapat dioperasikan," kata Sadali.

Dalam pelaksanaannya proyek ini dikerjakan oleh dua perusahaan kontraktor yakni PT Bosko dan PT Waskita Jaya.

“Sejauh ini tidak ada pembengkakan biaya atau investasi. Keseluruhan nilai investasi untuk kontruksi tol Bocimi (seksi I) masih di kisaran Rp 2,9 triliun, makahnya tidak boleh lewat dari waktu yang ditentukan karena biaya bisa over dan membengkak," kata dia.

Berdasarkan laporan dari BPN Kabupaten Bogor, lahan keseluruhan yang harus  dibebaskan adalah 153 hektar atau 1.714 bidang dan yang belum dibebaskan tinggal 5,8 persen atau 256 bidang. "Lahan itu ada yang milik warga dan lahan wakaf baik kuburan dan mesjid, tapi semua sudah sepakat ,"kata dia.

Sumber: http://goo.gl/6vJNdc

Polisi Musnahkan Sabu dan Ganja di Bogor

Kepolisian Resort Bogor memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu di halaman depan Mapolres Bogor. Barang bukti tersebut merupakan hasil dari pengungkapan kasus narkoba di wilayah Kabupaten Bogor dalam tiga bulan terakhir.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi selama bulan Januari-Maret 2016 dari 32 kasus narkoba dengan 13 tersangka, dengan barang bukti narkoba sebanyak 88 gram sabu, 24 kilogram ganja.

"Kasus narkoba di Bogor awal tahun ini meningkat, ini baru tiga bulan kita sudah amankan 13 orang tersangka dengan barang bukti ganja 24 kilogram dan sabu 88 gram. Tahun 2015 pada bulan yang sama jumlahnya enggak sebanyak ini," kata Suyudi.

Hal tersebut dikarenakan wilayah Bogor sangat potensial dan strategis terhadap penyebaran barang haram tersebut. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan narkoba baik di kalangan masyarakat umum, kepolisian dan instansi lainnya termasuk pemerintahan.

"Jika terbukti bersalah, siapa pun akan kami tindak secara hukum. Termasuk juga anggota polisi. Karena peredaran narkoba ini sudah sangat meresahkan dan memprihatinkan," pungkasnya.

Pemusnahan narkoba ini sendiri juga disaksikan oleh Kepala BNN Kabupaten Bogor, Budi Setya Nugroho, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhendi, serta unsur Muspida di wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber: http://goo.gl/p2iN59

Hari Ini Kereta Bogor-Sukabumi Kembali Beroperasi

PT. KAI Daerah Operasi (Daop) I Jakarta kembali mengoperasikan KA Pangrango relasi Bogor-Sukabumi Jumat 25 Maret. Kepastian ini disampaikan, usai pengerjaan tanah penyangga badan rel yang ambles tergerus longsor.

Humas PT KAI Daop I Jakarta Bambang Setyo Prayitno mengatakan, pengerjaan di lokasi longsor selesai Kamis 24 Maret siang tadi. Pihaknya juga telah menguji coba lintasan hasil perbaikan menggunakan lokomotif secara berulang-ulang. Uji coba dilakukan untuk memastikan struktur track dan tubuh jalur dalam kondisi baik.

"Akhirnya pada pukul 13.51 WIB diputuskan bahwa jalur dinyatakan aman dan bisa dilalui kereta," ujar Bambang melalui pesan elektronik, Kamis malam.

Meski bisa dilalui, kecepatan kereta di lokasi bekas longsoran dibatasi maksimal 10 Kilometer per jam. Kecepatan kereta secara bertahap dapat ditingkatkan hingga normal yakni antara 30 sampai 40 Kilometer per jam, jika hasil evaluasi petugas pengawasan kondisi bekas longsoran benar-benar baik.

Operasional Kereta Pangrango sempat dihentikan setelah tanah penahan badan rel tergerus longsor di KM 11 antara Stasiun Maseng dan Batu Tulis. Penanganan longsoran dikerjakan 24 jam oleh 65 petugas tiap shift siang dan malam.

Sumber: http://goo.gl/tSlTfj

Selasa, 22 Maret 2016

Waspada! Gelombang Panas Mulai Terasa di Bogor

Gelombang panas mulai terasa di wilayah Bogor, dan daerah lainnya. Informasi yang diperoleh, gelombang panas atau biasa disebut Equinox ini akan terasa di Kalimantan Tengah.

Di Bogor sendiri, beberapa hari kebelakang suhu udara mencapai 30 hingga 32 derajat celcius. Suhu ini jauh berada di atas rata-rata suhu di Bogor yang biasanya mencapai 26 hingga 28 derajat celcius.

Suhu panas ini pun dirasakan beberapa warga Bogor sejak beberapa hari ke belakang.

“ Sudah dua hari kali Bogor panas banget,” Putri (27), warga perumahan Duta Kencana I, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Hal senada juga dikatakan Dedi (33), warga Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor.

Menurut Dedi, suhu panas beberapa hari terakhir hampir sama seperti musim kemarau.

“ Padahal udah masuk musim penghujan. Tapi panas banget,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gelombang panas atau Equinox ini terjadi karena matahari melintasi garis khatulistiwa sebanyak dua kali dalam setahun.

Kondisi berlangsung dengan durasi cukup panjang pada siang dan malam hari. Namun, tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu yang drastis. Secara umum di wilayah Indonesia suhu rata-rata maksimal 36 derajat celcius.

Sumber: http://goo.gl/BjXsZe

Mengintip Kehidupan Warga Kampung Janda di Kabupaten Bogor

Sebutan sebagai 'kampung janda' melekat pada kampung di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun janda yang satu ini beda dengan janda yang diceraikan suami.

Mayoritas para perempuan di Kampung Panyarang Kidul, Panyarang Tengah, dan Panyarang Lebak hidup sendiri. Para suami mereka meninggal dunia karena menjadi korban akibat tertimbun longsor galian tras atau bahan baku batako. Para penduduk memang menumpukan hidup mereka sebagai pembuat batako.

Sejak beroperasinya galian yang dikelola secara tradisional tahun 1996, sudah lebih dari 100 pria tewas karena tertimbun longsor.

Khodijah, harus merelakan ditinggal pergi selamanya oleh sang suami. Sejak kepergian suaminya 3 tahun silam, ibu berusia 35 tahun ini harus berjuang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya sekolah ketiga anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.

"Kalau enggak kerja, anak saya mau makan apa?" kata Khodijah yang mengaku bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Suami Yati, juga tewas 2 bulan lalu karena tertimpa material longsor. Saat itu, suaminya tengah memahat bebatuan yang mengandung bahan baku batako di ketinggian sekitar 40 meter. Tiba-tiba dari atas bukit mengalami longsor hingga menyeret suaminya ke dasar tebing.

"Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya harus mempertahankan hidup anak-anak," kata Yati yang mengandalkan uang hasil pemberian dari pemilik galian.

Kisah 2 perempuan ini adalah sebagian kecil dari derita wanita lainnya yang hidup serba pas-pasan di Kampung Panyarang, Desa Ciburayut. Mereka rela menyelesaikan seluruh kebutuhan rumah tangga sendiri.

Memang masih ada peran mertua yang dengan setia membantu mereka. Namun, para orang tua dan mertua tentu saja tidak dapat diandalkan untuk menyelesaikan seluruh kebutuhan harian.

"Harus diselesaikan sendiri, kang. Biarin jualan makanan keliling kampung," kata Odah.

Perempuan dengan 3 anak ini sadar dengan konsekuensi menikahi dambaan hatinya 5 tahun lalu. Sang suami jauh-jauh hari telah mengingatkan resiko kalau menikah dengannya. Bahkan buah cintanya juga didapat kala sang suami bekerja di penambangan tradisional yang masuk dalam golongan galian C itu.

Dari puluhan pasangan di kampung ini, rata-rata memang pekerja keras dan berat. Anak muda di sana terpaksa bekerja di galian C milik warga setempat lantaran karena faktor pendidikan juga minimnya lapangan pekerjaan.

"Memang resikonya nyawa, tapi mau gimana lagi, dari pada nganggur," ujar Muhidin warga setempat.

Muhidin dan warga lainnya lebih memilih bekerja di galian ketimbang harus menjadi petani. Jika bercocok tanam, kata dia, modal cukup besar. Sementara keuntungannya sangat kecil karena yang menentukan harga di tingkat petani adalah tengkulak.

"Ya mending di galian, sehari bisa dapet Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu," ujar Muhidin.

Sumber: http://goo.gl/idNqdL

Ternyata Esemka Punya Pabrik Kedua di Bogor

PT Adi Citraperkasa Esemka (ACE) masih dalam proses pembangunan pabrik pertamanya di Boyolali, Jawa Tengah. Pabrik ini nantinya menjadi basis produksi sekaligus pusat bisnis Esemka di seluruh Indonesia, dengan target mulai beroperasi Juni 2016.

Meski terkesan menjadi "silent project" Presiden Joko Widodo, perlahan tapi pasti, berbagai informasi pendukung menyangkut rencana produksi mobil bermerek nasional ini (Esemka) mulai bermunculan. Salah satunya, terungkap bahwa selain pabrik di Boyolali, ternyata Esemka juga punya pabrik kedua di daerah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Untuk memastikan keabsahan informasi, mencari lokasi pasti pabrik kedua ini. Melalui akses tol Jagorawi, lantas keluar tol Cibubur. Perjalanan dilanjutkan dengan terus mengarah ke Kecamatan Cileungsi, melewati Taman Buah Mekarsari.
Hanya sekitar 10 menit dari tempat wisata tersebut, akan bertemu dengan persimpangan, yang terkenal dengan sebutan pertigaan Cipeucang. Ternyata papan nama Esemka sudah ada di pertigaan tersebut.

Tidak beberapa lama perjalanan setelah melalui pertigaan Cipeucang, sebuah gapura berukuran besar bertuliskan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero, bisa dilihat di sisi sebelah kiri. Penamaan tersebut merupakan gabungan dari Esemka dengan perusahaan milik AM Hendropriyono, yang merupakan mitranya PT Adiperkasa Ctra Lestari.

Ternyata, lokasi pabrik Esemka tersebut berada persis di dalam gudang yang selama ini jadi tempat penyimpanan produk roda empat asal China, Geely. Namun, papan nama dengan keterangan gudang mobil Geely tidak terpajang.

Lokasi tersebut, tepatnya berada di jalan Cipeucang Kelapa Nunggal, Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.  Pada salah satu papan besi berukuran kecil tepat di sebelah kanan gapura, bertuliskan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero, Factory and Spareparts Center, River Green Industrial Complex.

Sumber: http://goo.gl/R1e1ut

Pemkot Bogor Bangun Gerbang Cinta Atasi Perceraian

Pemerintah Kota Bogor melalui Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bogor, membangun Gerbang Cinta. Gerbang Cinta merupakan salah satu dari program Ketahanan Keluarga demi mengurangi angka perceraian.

Selain Gerbang Cinta, program Ketahanan Keluarga lainnya adalah Rumah Aman dan Nyaman. Menurut Ketua Tim PKK Kota Bogor, Yane Ardian, arti dari Rumah Aman adalah setiap rumah aman pangan, sandang dan papan. Sementara Nyaman berkaitan dengan hubungan komunikasi antar keluarga.

Dia menyebutkan, program tersebut bertujuan untuk menurunkan angka perceraian yang sering kali disebabkan karena kurangnya pemahaman. "Sering kali, masing-masing tidak memahami pasangannya," kata dia, di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor.

Karena itu, lanjut Yane, dengan program itu, pihaknya memberikan pemahaman tentang watak, karakter perempuan dan laki-laki yang berbeda. Selain itu bagaimana mengatur emosi diri sendiri dan orang lain. "Karena ketidakpahaman akan karakter menjadi faktor utama penyebab perceraian,” ujar Yane.

Sementara program Gerbang Cinta merupakan gerakan bersama membangun cinta dan integritas di setiap keluarga di Kota Bogor. Dengan memiliki cinta kasih antarsesama, katanya, akan mengurangi konflik-konflik rumah tangga. Terutama terkait permasalahan ekonomi. Karena jika saling memahami dan sabar tidak akan langsung menggugat cerai.

“Harus paham dengan lima bahasa kasih bagi suami dan istri yaitu sentuhan, materi, pujian, layanan dan uang,” kata Yane.

Dalam hal ekonomi, lanjut Yane, ada program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Di sini ibu rumah tangga diberikan pendidikan dan wawasan agar mampu menjadi kepala rumah tangga yang baik.

Untuk program-program itu, saat ini baru tahap sosialisasi. Karena untuk peluncurannya sendiri baru akan dilakukan awal bulan mendatang. Seperti Gerbang Cinta yang baru akan resmi diluncurkan pada hari Kamis, 21 April nanti.

“Jika ke depannya program ini bisa sampai ke dasawisma, harapannya bisa mengarah untuk calon pengantin juga,” kata Yane.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, angka perceraian di Kota Bogor cukup tinggi. Contohnya di tahun 2014, angka perceraian nyaris menembus ribuan.

Sementara itu berdasarkan data di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor, pada 2014 angka perceraian sebanyak 7.378 kasus. Angka itu kumulatif dari enam kantor urusan agama yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor.

Kasus terbanyak terjadi di KUA Bogor Barat yang mencapai 1.669 kasus. Sementara itu, laporan paling sedkit kasus cerai di KUA Bogor Timur dengan 670 kasus.

Sumber: http://goo.gl/Cq6S5x

Senin, 21 Maret 2016

99 Miniatur Masjid Dunia Siap Dibangun di Bogor

Pemerintah Kabupaten Bogor sedang mempersiapkan area seluas 215 hektare yang akan dibangun kawasan religi berskala internasional. Di lahan itu akan dibangun sebanyak 99 miniatur masjid yang ada di dunia.

Bupati Bogor Nurhayanti sangat mengapreasikan kehadiran taman miniatur masjid dunia. Dia menilai, selain sebagai tempat wisata religi Islam, juga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian dan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

"Semoga keberadaan taman miniatur masjid dunia membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat baik secara iman Islam maupun ekonomi," ungkapnya saat memberikan sambutan pada rangka doa bersama pembangunan taman miniatur masjid dunia di Desa Kiarapandak Kecamatan Sukajaya.

Yanti tak hanya mendukung, tapi juga tersanjung. Pasalnya, dari sekian banyak kabupaten kota Jawa Barat, Kabupaten Bogor yang dipilih dan akan memberikan kemudahan terhadap perizinan yang harus ditempuh investor maupun pengembang.

"Bagi saya ini merupakan salah satu tiga dari misi Kabupaten Bogor. Satu di antaranya, meningkatkan kesalehan sosial dan dipastikan ramah investasi terhadap pembangunan TMMD," ujarnya.

Ia juga berjanji akan membuka jalur untuk menuju taman miniatur masjid dengan program tentara manunggal masuk desa. Menurutnya, akses jalan sangat penting bagi wisatawan dan masyarakat sekitar.

"Nanti pemerintah akan membuka akses jalan menuju taman miniatur masjid dunia sepanjang 4 km," janjinya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, taman miniatur masjid dunia nantinya jangan hanya sekadar cermin peradaban Islam dunia. Menurut dia, di dalamnya harus ada fungsi pendidikan.

"Pendidikan terkait agama Islam harus dominan," pintanya Deddy.

Ia pun minta kepada Bupati Bogor untuk menyiapkan masyarakat sekitar bila sudah terbangunnya taman miniatur masjid dunia, bagaimana memberikan pelatihan untuk menciptakan lapangan pekerjaan pada sektor ekonomi kreatif. Jangan sampai tergerus oleh masyarakat pendatang yang diprediksi memenuhi tempat tersebut.

Ia pun berharap bila nantinya terdapat taman miniatur masjid dunia, keasrian lingkungan sekitar terus dijaga. Jangan sampai keberadaannya merusak ekosistem alam di sekitar wilayah tersebut.

Sumber: http://goo.gl/1Nz7Uz

Jalur Kena Longsor, KA dari Sukabumi ke Bogor Tertahan di Stasiun Maseng

Ratusan penumpang Kereta Api Pangrango yang tengah dalam perjalanan dari Sukabumi menuju Bogor tertahan di Stasiun Maseng, Bogor, akibat adanya longsor di jalur Maseng menuju Batutulis. Hingga saat ini pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih melakukan pembersihan jalur.

Informasi yang diperoleh, KA Pangrango yang saat ini terjebak berangkat dari Stasiun Kota Sukabumi sekitar pukul 16.20 WIB, Minggu kemarin. Saat di perjalanan pihak Stasiun Maseng menginformasikan ke masinis jika terjadi longsor dengan lebar 3 meter.

"Posisi longsor ada di jalur Maseng menuju Batutulis kilometer 11+9 selebar 3 meter. Saat ini penumpang tertahan di Stasiun Maseng. Kita sudah koordinasi ada kendaraan jemputan yang disiapkan pihak stasiun," kata Kepala Stasiun Kota Sukabumi Heru Salam . Pada pukul 20.50 WIB.

Menurut Heru, ada sekitar 300 penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Kota Sukabumi menuju Stasiun Bogor. "Semuanya dalam kondisi baik, masih ada yang menunggu pembersihan jalur di dalam gerbong, ada juga yang infonya naik kendaraan pengantar yang sudah disiapkan," ujarnya.

"Ada 5 Angkutan kota yang stand by di sana," imbuh Heru.

Sumber: http://goo.gl/vKeFs3

Sungai Cisadane Meluap, Satu Rumah di Bogor Hancur

Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor dan sekitarnya sejak sore tadi membuat sebuah rumah di Kampung Nusa Empang, RT 05 RW 06, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor tersapu banjir akibat luapan Sungai Cisadane.

Seorang penghuni rumah, Yani (50) mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras tengah mengguyur kawasan tersebut sekira pukul 19:00 WIB. Tiba-tiba air dari Sungai Cisadane meluap dan merendam rumah miliknya.

"Saya lihat air memang sudah kena tembok, tapi belum masuk rumah. Saya masih naik-naikin barang rumah aja ke tempat lebih tinggi," katanya.

Saat sibuk mengankat harta bendanya, ketinggian air semakin meningkat dengan cepat hingga mencapai 2 meter. Menyadari hal tersebut lantas ia bersama tiga orang anaknya langsung pergi meninggalkan rumah ke tempat yang lebih tinggi.

"Air itu cepet banget naiknya, sampai se genteng rumah saya soalnya rumah saya emang paling bawah dekat sungai," tambahnya.

Akibat luapan air, barang berharga miliknya tidak sempat di selamatkan karena terendam air. Bahkan, tembok rumahnya pun jebol diterjang derasnya luapan air Sungai Cisadane.

"Jadi airnya masuk lewat rumah bagian belakang rumah, soalnya tembok di belakang jebol. Gak lama tembok yang di samping rumah juga jebol gede jadinya pada hanyut semua," jelasnya.

Sekira pukul 20.30 WIB ketinggian air berangsur menurun dan hanya meninggalkan sisa-sisa lumpur coklat tebal di lantai rumah yang terbawa air. Kini, Yani bersama tiga orang anaknya dibantu BPBD Kota Bogor berusaha membersihkan rumah mereka rusak berat akibat diterjang banjir luapan air dari Sungai Cisadane

"Surat-surat penting, KTP, Kartu Keluarga, baju saya sama baju anak-anak kebawa hanyut semua. Ini aja baju saya minjem dari tetangga. Tapi masih bersyukur kita semua selamat," ungkapnya.

Sumber: http://goo.gl/YByaIT

Sabtu, 19 Maret 2016

Roti konde, camilan unik dari Bogor

Roti konde, sebutan yang cukup unik di telinga. Bagi Anda yang baru saja mendengar sebutan roti unik ini, mungkin langsung teringat dengan konde ibu-ibu.

Karena bentuknya yang mirip seperti konde ibu-ibu, penganan ini pun dinamai roti konde.

Bagi masyarakat Bogor, roti konde sudah tak asing. Roti konde merupakan hasil modifikasi dari roti canai atau roti maryam.

Melansir, roti yang dibuat dengan cara diputar hingga tipis, kemudian dilipat dan dipanggang dengan minyak ini merupakan jenis roti pipih yang banyak dipengaruhi kuliner India.

Meski bentuknya sama, rasa roti konde lebih gurih daripada roti canai.

Jika Anda ingin mencicipi roti konde yang populer, singgah saja di kampung Arab kawasan Emang, Bogor, tepatnya di jalan Sadane Empang No.23 Bogor Selatan, Kota Bogor.

Bisa datang ke kios Bakery Kanung. Di sini Anda tak hanya bisa menikmati rasa gurih dan manis roti konde, Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatannya.

Menurut paparan Cholid Askar, pemilik rumah produksi roti canai yang kemudian dimodifikasi menjadi roti konde, resep roti ini berasal dari ibunya.

"Ibu saya memang keturunan Timur Tengah," kata Cholid.

Tempo menulis, roti konde terbilang unik, sebab bentuknya bulat dengan diamater antara 12 hingga 15 centimeter dengan tebal 9 milimeter dan berkontur ulir.

Di Bakery Kanung, Anda bisa menyaksikan kesibukan para pekerja yang sedang membuat roti konde, mulai dari membuat adonan sampai dengan membentuk roti konde. Adonan roti yang panjang dan pipih kemudian diulir hingga membentuk spiral yang menyerupai konde. Setelah adonan dibentuk seperti konde, kemudian dipanggang.

Jika bagian roti ini ditarik, maka roti akan tampak seperti mi.

Roti konde bisa dinikmati sebagai camilan ditemani secangkir kopi atau teh. Anda bisa membeli roti konde sebagai buah tangan khas Bogor. Anda bisa pula membuat sendiri roti konde dengan mengikuti resep yang ada.

Sumber: http://goo.gl/3J7pn6

Restoran Rindu Alam di Kabupaten Bogor Bakal Dijadikan RTH

Aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang kini masih ditempati Restoran Rindu Alam di Puncak Pass, segera dikembalikan sesuai peruntukannya, yakni menjadi ruang terbuka hijau.

Pengambil alihan aset itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

“Saya tidak tahu teknisnya, tapi ini komitmen penertiban lingkungan hidup, khususnya tata ruang,” ujarnya.

Penataan ruang terbuka hijau ini, kata dia, tidak hanya dilakukan di Bogor, tapi juga di Bandung Utara.

“Kita harus memberikan contoh, jangan tiba-tiba bangun stadion tidak ada amdalnya, mentang-mentang pemerintah,” tuturnya.

Menurutnya, restoran Rindu Alam 1 akan dijadikan ruang terbuka hijau atau ruang publik. Jangan sampai restoran ambruk roboh dan mengancam keselamatan warga.

“Siapa yang mau tanggung jawab,” tegasnya.

Dia mengatakan, Pemprov Jabar memastikan tidak memperpanjang lagi kontraknya. Namun, Pemprov belum memastikan kapan dilakukan pembongkaran restauran.

“Nanti dilihat dulu, yang pasti tidak memperpanjang lagi izin usahanya. Walaupun itu punya pemprov, harus dibongkar,” tegasnya.

Menurutnya, penanganan lahan kritis di kawasan Puncak tidak akan sama seperti di Bandung Utara. Sekedar informasi, status Rindu Alam 1 ini dengan skema pinjam pakai build operate transfer (BOT).

Kontraknya sudah berakhir tahun lalu. Meski demikian, Pemprov Jabar memberikan waktu satu tahun untuk persiapan pindah.

Sumber: http://goo.gl/sNykc2

Aneka Penginapan yang Instagenic di Bogor

Di kawasan Bogor, dekat Jakarta terdapat 4 penginapan yang instagenic. Bangunannya unik dari karavan, tenda-tenda ala Mongolia dan rumah pohon. Keren!

Keempat penginapan tersebut tentu bukan penginapan biasa. Jika bermalam di sana terus kamu upload foto-foto ke media sosial, pasti bikin orang-orang bertanya-tanya. Itu penginapan di Indonesia, atau di luar negeri?

berikut 4 penginapan instagenic di sekitar Bogor:

1. The Highland Park Resort-Hotel Bogor

Mau bermalam ala orang-orang Mongolia, yang tidurnya di dalam tenda? Datang saja ke Highland Park Resort-Hotel Bogor. Suatu resor yang terletak di kaki Gunung Salak, tepatnya di Jl Curug Nangka, Sukajadi, Bogor, Jawa Barat.
Begitu datang ke sana, mata akan dibuat terbelalak. Ada banyak tenda putih di lahan seluas 9 hektar. Bak seperti tenda-tenda orang Mongolia saja. Memang, konsep resor ini mengambil tema tersebut.
Suasana ala Mongol dapat traveler lihat dari kain-kain warna-warni yang cerah dan menjuntai dari langit-langit tenda sampai ke lantainya. Di dalamnya, ada ranjang besar, sofa, TV, kamar mandi, air panas, AC dan kulkas. Bahkan, ada WiFi juga lho!
"Paling murah adalah kamar Apache Camps, yang bergaya tenda orang-orang Indian dengan harga Rp 1,8 juta," ujar Ria dari The Highland Park Resort-Hotel Bogor.
Sedangkan untuk penginapan yang modelnya seperti tenda-tenda Mongolia, ada 3 tipe yakni Standar Camps, Superior Camps dan Deluxe Camps. Sisanya, terdapat kamar Standar Barracks dan Superior Barracks yang mana tidurnya seperti di dalam barak namun fasilitasnya tetap mewah.
"Untuk yang berkonsep Mongolia, paling murah Standar Camps seharga Rp 2 juta. Ada fasilitas AC, kamar mandi dan TV LCD," tutur Ria.
Ria mengingatkan, traveler yang mau menginap di sana sebaiknya melakukan reservasi 3 minggu sebelumnya. Jangan sampai sudah datang ke sana dan belum memesan ternyata sudah penuh dan tidak kebagian kamar.
"Paling banyak tamu kita keluarga, namun ada juga anak-anak muda," kata Ria.

2. D'Cabin

Taman Buah Mekarsari yang beralamat di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol Km 3, Bogor, Jawa Barat, punya penginapan unik. Namanya D'Cabin, dengan bangunannya dari kontainer yang dicat berwarna-warni. Gemas!
"Ini kontainernya memang asli, tapi kita cat dan mengemasnya dengan konsep buah-buahan. Jadi ada gambar buah-buah dan penuh warna, anak-anak sangat suka," terang Ismy Fazriah, PR dari bagian akomodasi Taman Buah Mekarsari.
D'Cabin memiliki ukuran 4x3 meter berkapasitas 4 orang dengan fasilitas lengkap. Ada water heater, kulkas mini bar, satu tempat tidur dewasa dan satu tempat tidur tingkat untuk anak. Totalnya, ada 5 unit kontainer yang dijadikan D'Cabin.
"Di depannya ada playground dan dekat dengan kebun buah. Jadi, tamu tidak akan cepat bosan," tutur Ismy.
Untuk harganya, sebesar Rp 660 ribu untuk weekday dan Rp 880 ribu untuk weekend. Dibangun tahun 2011, D'Cabin sudah menjadi penginapan yang unik di Taman Buah Mekarsari.
"Harga per malamnya sudah termasuk tiket gratis masuk ke Taman mekarsari untuk 4 orang, tiket naik kereta keliling Mekarsari, wahana berkuda untuk 2 orang dan gratis masuk wahana memancing untuk satu orang. Sarapan pagi untuk 4 orang dan alat-alat barbeque gratis," paparnya.

3. Caravan Camping Ground

Mobil karavan disulap jadi tempat bermalam, ada di Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor. Mobilnya yang keren dengan dicat pepohonan dan aneka binatang, menjadikannya instagenic. Keren!
Ada tiga karavan di sana yakni karavan biasa, karavan bus, dan karavan rhino. Untuk karavan biasa harganya Rp 605 ribu saat hari kerja dan Rp 860 ribu saat akhir pekan. Untuk yang bus dipatok biaya Rp 710 ribu saat hari kerja dan Rp 945 ribu saat akhir pekan. Yang Rhino, harganya adalah Rp 500 ribu untuk hari kerja dan Rp 700 ribu saat weekend.
Total, ada 23 unik karavan di sana. Satu karavan bisa menampung sampai 5 orang dengan kamar mandi yang sudah tersedia di dalam. Fasilitas lainnya di dalam karavannya yakni, penghangat ruangan, TV parabola dan sudah termasuk sarapan gratis. Menginap di sana, juga mendapatkan diskon 50 persen masuk ke Taman Safari.

4. Rumah Pohon Leo

Selain D'Cabin, penginapan isntagenic lainnya di Taman Buah Mekarsari adalah Rumah Pohon Leo. Seperti namanya, penginapan ini berbentuk rumah pohon yang luas dan lokasinya dikepung oleh pepohonan yang rimbun.
"Konsepnya memang seperti menginap di dalam hutan. Di dalamnya terdapat fasilitas yang lengkap seperti AC, TV dan kulkas. Walau seperti di hutan, tapi tidurnya tetap nyaman," kata Ismy Fazriah, PR dari bagian akomodasi Taman Buah Mekarsari.
Ada dua jenis Rumah Pohon Leo. Pertama, rumah yang tangganya di dalam rumah pohon dan kedua rumah yang tangganya di bagian luar. Yang nomor dua, para tamu dilarang membawa alat masak sebab semua material bangunannya terbuat dari kayu.
"Harga per malamnya, Rp 770 ribu saat weekday dan Rp 990 ribu saat weekend. Sama seperti D'Cabin (mendapat tiket gratis masuk ke Taman Mekarsari dll) dan ditambahkan gratis 4 tiket naik wahana perahu naga," tutup Ismy.

Sumber: http://goo.gl/17ccDD

Jalan Raya Bogor Dipel Pakai Karbol

Jalan Raya Bogor, khususnya ruas Pasar Kramatjati, dipel menggunakan karbol. “Karena dikeluhkan licin dan bau amis,” kata Eka Darmawan, Camat Kramatjati.

Disebutkan, aktivitas kebersihan di jalur tersebut dilakukan rutin setiap hari. Hanya saja, secara periodik memang dilakukan penanganan sampah sekaligus pengepelan jalan.

“Sambil terus mengimbau agar warga selalu menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan,” katanya.

Lokasi kegiatan rutin penyiraman dan penanganan sampah di Jl. Raya Bogor ini dilakukan setiap hari jumat dari jam 05.00 sampai 06.30. “Bau amis karena aktivitas pedagang ikan,” katanya.

Kegiatan ini juga sebagai kelanjutan atas keluhan warga. Selain amis juga licin sehingga diperlukan penanganan khusus. Kondisi ini dianggap membahayakan pengguna jalan khususnya motor.

“Karbol dan pewangi dari Sudin Kebersihan,” katanya.

Sumber: http://goo.gl/PFwFYR

Waduh, Kosmetik Diduga Ilegal Beredar Luas di Bogor

Kosmetik berbahaya masih beredar luas di masyarakat, termasuk di Bogor. Bahkan, distributor kosmetik ini berada di kawasan Bogor.

Kosmetik merk CT ini diduga illegal karena tidak terdapat izin BPOM, Dinkes maupun logo halal dalam kemasannya. Ironisnya, kosmetik berupa pemutih wajah ini sudah beredar luar di pasaran dan warung-warung.

Di konfirmasi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor, M Zairi, belum mengetahui hal itu. Namun, ia berjanji akan turun untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami akan segera turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan Dinkes maupun BPOM,” kata Zairi kepda wartawan.

Dari penelusuran, distributor kosmetik ini berada di perumahan kawasan Ciomas Kabupaten Bogor.
Dikonfirmasi, salah satu distributor CT mengakui jika izin penjualan dan oprasional kosmetik tersebut masih dalam proses.

“ Saat ini masih dalam proses,” karena salah satu distributor yang namanya enggan dikorankan saat dikonfirmasi wartawan.

Sumber: http://goo.gl/EVHnuz