Sabtu, 13 Februari 2016

Terobosan Baru Polresta Bogor Perpanjang SIM Melalui Android. Ini Caranya



Perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kota Bogor, kini bisa dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi di Android.

"Jadi melalui aplikasi yang dapat diunduh melalui PlayStore ini, masyarakat dapat mengajukan perpanjangan SIM secara mandiri," kata Kasat Lantas Polres Kota Bogor, AKP Irwandi, kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (12/2/2016).

Irwandi mengatakan, aplikasi tersebut merupakan hasil kerjasama dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat (Jabar), dengan PT. Nagabendu dan Telkomsel, untuk meluncurkan sebuah aplikasi Android, untuk pelayanan perpanjangan SIM dengan nama SIM Mobile Order (Simobo).

"Simobo ini diaplikasikan di 24 Polres di jajaran Polda Jabar, termasuk di Satpas Polres Bogor Kota, Jalan Kedung Halang ini," jelasnya.

Untuk permohonan perpanjangan SIM, kata dia, pemohon dapat menentukan sendiri lokasinya, untuk pengambilan SIM di Satpas sesuai domisili.
Selain itu, pemohon juga dapat mengajukan waktu yang diinginkannya, melalui aplikasi tersebut.

"Kalau semua persyaratan telah dilengkapi dan pengajuan disetujui, maka pemohon akan menerima pesan atau notifikasi beserta nomor antrian, yang memuat informasi waktu dan tempat pengambilan SIM," jelasnya.

Dia mengatakan, pada Satpas yang melayani permohonan melalui Simobo, akan disediakan loket khusus bagi para pemohon yang telah memiliki nomor antrean.
Selanjutnya, pemohon hanya perlu menjalani pemeriksaan kesehatan, dan melakukan pembayaran administrasi SIM di Loket BRI.

"Setelah itu, SIM dapat segera dicetak setelah dilakukan proses pemotretan. Dengan adanya Simobo ini, maka proses perpanjangan SIM dapat dipercepat dan mengurangi antrian di Satpas," tandasnya.

Trik Lolos Ujian SIM
Tes praktik menjadi kendala utama warga untuk mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) A motor.
Banyak pemohon yang gagal saat melakukan tes praktik.

Namun, untuk mengakali agar bisa lolos tes, banyak warga yang memanfaatkan waktu untuk berlatih di area tes praktik motor di Mapolres Bogor Kota, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.

Seperti yang dilakukan Fitri Listia (19).
Warga kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ini berlatih karena sudah tiga kali gagal tes.

"Saya sudah tiga kali tes tapi gagal mulu. Makanya saya mau latihan terus," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (28/12/2015).

Saat tes, ia gagal karena menjatuhkan besi saat melakukan zig zag saat pertama jalan.
Ia berlatih mengendarai secara zig zag, lalu berputar membentuk angka delapan sebanyak dua kali.

Pada tes praktik ini, pemohon harus melakukan zig zag, lalu memutar membentuk angka delapan selama dua kali.
Pemohon hanya diberi kesempatan tiga kali menapak kaki.

Bila, gagal harus kembali melakukan tes tujuh hari mendatang.

Sumber: Tribunnews http://bit.ly/1Ryolc8

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar